Masalah Perilaku Anak-Anak yang Merupakan Akibat Kesalahan Orangtua
Anda mungkin mencoba meyakinkan orang lain bahwa anak Anda adalah orang kecil yang paling sopan di dunia. Tapi jika Anda membuat kesalahan dalam pengasuhan mereka, mereka akan sangat jelas dalam situasi tertentu.
1. Kebiasaan Menyela
Mengatakan "Jangan menyela!" Tidak ngefek.
Ajarkan anak Anda untuk menunggu percakapan mereka setiap hari dan di rumah sambil makan malam keluarga atau berbicara di telepon dengan rekan kerja Anda. Misalnya, sebelum menelepon siapa pun, beritahu anak Anda:
"Saya akan berbicara di telepon sekarang, dan saya tidak akan terganggu. Aku akan selesai berbicara saat tangan panjang berjam-jam mencapai nomor itu! "
2. Anak Anda menyentuh barang di toko atau bersikeras membelinya
Penting bagi anak Anda untuk belajar menjaga keinginan mereka karena Anda tidak dapat membeli semua barang yang dijual, dan Anda sebenarnya tidak perlu melakukannya. Mereka pikir Anda memilih barang di toko tanpa sistem; mereka tidak mengerti Anda memiliki daftar barang untuk dibeli. Jadi bersiaplah sebelum pergi berbelanja.
Buat daftar barang bersama (gambar jika anak Anda belum bisa membaca). Biarkan anak Anda bertanggung jawab atas tulisan ini, perhatikan bahwa Anda mengikuti daftar.
3. Anak Anda tidak mengucapkan kata-kata sopan
Semakin dini Anda mulai mengajarkan kesopanan anak Anda, semakin baik. Namun, beberapa orang memahaminya dengan mudah sementara yang lain tidak akan mendapatkannya untuk pertama kalinya.
Tunjukkan pada anak Anda keajaiban kata-kata sopan: jangan lakukan apapun yang mereka minta sampai mereka berkata "tolong." Ucapkan "halo," "selamat tinggal," dan "terima kasih" terlebih dahulu tanpa menunggu anak Anda untuk mengingatnya.
4. Mereka tidak tahu kapan harus diam
Seorang anak merasa sulit untuk mengerti bahwa ada informasi yang sebaiknya tidak Anda bagikan dengan orang lain. Mereka tidak tahu malu atau malu, dan mereka tidak memiliki pengalaman dari serangan balik kata-kata salah yang dikatakan pada waktu yang salah. Orang tua, di sisi lain, mungkin juga menderita penyakit ini.
Cobalah untuk mengenalkan konsep "rahasia rumah", yang berarti semua hal yang seharusnya tidak Anda ceritakan kepada orang lain.
5. Mereka takut meninggalkan sisi Anda
Seorang anak tumbuh terlalu takut meninggalkan sisi orang tua mereka saat orang tua memasukkan hambatan di antara mereka dan aktivitas biasa. Ada setting di kepala mereka: jika saya naik turun slide, saya akan jatuh atau merobek pakaianku, dll.
Karena itulah ketika orang tua dalam suasana hati yang baik tiba-tiba membiarkan anak tersebut pergi ke tempat bermain dengan bebas, anak tersebut mungkin memilih untuk tidak mengambil risiko "kehidupan" mereka untuk kesenangan sesaat.
6. Mereka mengganggu orang dewasa lainnya
Jika seorang anak dapat dengan mudah memulai percakapan dengan orang yang tidak dikenal, itu adalah tanda kepercayaan keluarga. Namun, mungkin juga berarti anak tersebut tidak mengenal orang dewasa mungkin memiliki minat lain. Contoh ilustratifnya adalah ketika orang tua tidak dapat melakukan apa yang mereka inginkan atau butuhkan karena mereka berusaha menghabiskan seluruh waktunya dengan si kecil.
Tidak mengherankan bila seorang anak tidak bisa membayangkan orang lain menginginkan sesuatu selain yang mereka inginkan.





No comments